REFLEKSI PERJALANAN #TEACHERBLOGGER DAN RESOLUSI BERKARYA BERSAMA SATUGURU

“Saya adalah seorang guru yang kerap kali berpikir bahwa saya lebih pandai mengutarakan rasa melalui aksara dan ingin mengecap bahagia yang sederhana. Saya hanyalah sosok manusia biasa, seorang guru, pecandu blog, penikmat es kopi, penggila pariwisata, fotografi, dan mungkin kamu. Iya, kamu. 🙂 “

Di sudut kafe pada suatu petang, dengan ditemani segelas es kopi, sepotong roti bakar, serta gemerlap cahaya lampu dan alunan lagu yang disetel oleh karyawan kafe, seperti biasa saya sedang asyik berduaan, bermesraan, dan menjalin kisah romantis bersama ‘partner kerja’ saya. Ya, partner kerja.

Jangan berburuk sangka dulu dan tidak usah cemburu. Yang saya maksud partner kerja di sini tentu saja laptop saya, bukan yang lain. Dengan laptop inilah, saya terbiasa memikirkan berjuta ide yang berkecamuk di kepala, lalu menuangkannya ke dalam tulisan yang utuh di blog. Semuanya saya lakukan bersamanya, hanya berdua, tidak ada yang mengusik kemesraan kita. *ciyeeee

Refleksi 2021: “Berziarah” ke Masa Lalu

Tahun 2021 merupakan tahun yang cukup berkesan dalam hidup saya. Walaupun masih dalam hiruk pikuk pandemi, saya bersyukur karena aktivitas hobi saya sebagai seorang blogger yang beriringan dengan aktivitas harian saya sebagai seorang guru, ternyata bisa mendapat perhatian dan apresiasi dari beberapa pihak.

Ilustrasi saat saya sedang 'bermesraan' dengan 'partner kerja'

Bagi seorang guru dan blogger biasa seperti saya, tentu amat sangat membahagiakan bila tiba-tiba ada pihak yang menawarkan suatu kesempatan berharga kepada saya terkait dengan aktivitas saya sebagai seorang guru dan blogger ini.

Alhamdulillah. Setahun terakhir ini, saya beberapa kali diberikan rezeki oleh Allah SWT lewat kemenangan-kemenangan kompetisi blog yang diselenggarakan oleh berbagai penyelenggara.

Faktanya, hingga saat ini kompetisi-kompetisi blog memang berpengaruh sangat besar terhadap peningkatan kemampuan dan kualitas tulisan saya. Saya berusaha menjadikan kompetisi blog sebagai tantangan sekaligus pembelajaran, terlepas dari hasil kompetisinya.

BEBERAPA PRESTASI BLOG YANG BERHASIL DIRAIH SEPANJANG TAHUN 2021Selain itu, saya juga sangat bersyukur karena bisa diberikan kesempatan untuk berbagi cerita, pengalaman, manfaat, inspirasi, dan kebaikan lainnya lewat event webinar yang diselenggarakan oleh beberapa pihak penyelenggara yang melibatkan para guru, siswa, blogger, dan kreator konten lainnya sebagai peserta.

Jujur, senang sekali rasanya bisa diberikan kesempatan oleh platform-platform sebesar Ruangguru, Siberkreasi, dan GuruInovatif. Melihat berbagai respons dan antusiasme luar biasa dari para audience yang hadir di webinar, banyaknya pertanyaan yang ingin disampaikan, serta berbagai pesan ungkapan terima kasih yang masuk melalui chat atau direct message di media sosial.

BEBERAPA PRESTASI BLOG YANG BERHASIL DIRAIH SEPANJANG TAHUN 2021

Itu semua cukup membuat saya terharu. Sungguh perasaan yang tidak bisa diungkapkan atau digambarkan dengan materi. It’s truly a blessing and a happiness!

Sejumput Cerita di Balik Hashtag #TeacherBlogger

Tidak bisa dipungkiri, seiring berjalannya waktu, terhitung mulai tahun 2018 hingga kini, saya semakin merasakan seru dan berkahnya menjadi seorang blogger dan kreator konten. Hobi sekaligus side job ini bisa dikatakan selalu menempel pada diri saya, di mana pun saya berada dan ke mana pun saya melangkah.

Walau demikian, saya tetap mencintai pekerjaan saya sebagai seorang guru di sekolah yang memiliki murid-murid, mengajar pelajaran-pelajaran sekolah, dan mengikuti prosedur pengajaran sesuai dengan sistem dan peraturan yang berlaku.

POTRET SAYA BERSAMA MURID-MURID ANGGOTA KELAS SAYASekadar informasi, nama dan gelar lengkap saya adalah Firmansyah, S.Pd. Saat ini saya aktif mengajar di yayasan pondok pesantren yang juga almamater saya, yaitu Pondok Pesantren Daar el-Qolam 2. Saya mengajar pelajaran Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan beberapa pelajaran lainnya yang berhubungan dengan Bahasa Arab dan Pendidikan Agama Islam. 

Itulah mengapa saya terpikirkan untuk menjadikan dua passion yang cukup dominan dalam diri saya ini sebagai bentuk citra diri atau personal branding. Maka dari itu, beberapa tahun belakangan ini saya kerap menggunakan serta menggaungkan hashtag #TeacherBlogger, baik pada blog ataupun pada setiap kiriman pos di berbagai akun media sosial yang saya miliki, seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan lain sebagainya.

Menikmati Perjalanan Sebagai Seorang #TeacherBloggerDi sisi lain, saya ingin hashtag personal branding tersebut juga bisa menjadi manfaat atau inspirasi yang bisa dipetik oleh orang lain, khususnya bagi murid-murid saya di sekolah dan teman-teman sesama guru. Ya, tujuannya memang sesederhana itu.

Resolusi Berkarya Bersama SATUGURU 

Jika ditanya, apakah saya sedang atau pernah bergabung ke dalam komunitas guru? Maka jawabannya pasti, yaitu tidak atau belum pernah. Jujur, saya memang belum pernah terlibat ke dalam suatu komunitas guru. Selama ini, kegiatan-kegiatan antar guru yang saya jalani hanya sebatas silaturahmi, perkumpulan acara, kepanitiaan, dan lain sebagainya.

Pertanyaan: Tetapi jika ditanya, apakah ada komunitas guru yang menarik perhatian saya dan ingin coba bergabung?
Jawabannya: Tentu saja ada. Komunitas SATUGURU namanya!

Logo SATUGURUJadi, SATUGURU adalah komunitas para guru yang merasa terpanggil untuk ikut menyingsingkan lengan baju dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, terutama dalam peningkatan kompetensi guru. Situsnya yang bertajuk www.satuguru.id adalah sebuah situs interaktif yang menjadi sarana informasi dan interaksi di bidang pendidikan bagi kepentingan peningkatan kompetensi guru dan kualitas manajemen sekolah. Website SATUGURU tersebut terdiri dari berbagai materi informasi dan fasilitas interaksi yang secara komprehensif mencakup aspek-aspek pengembangan kompetensi guru sekolah secara profesi, pedagogik, personal, dan sosial. 

Visi SATUGURU

Misi SATUGURU

Sederhananya, #SATUGURU ingin mengajak para guru untuk aktif menulis, berkarya, dan berbagi informasi ke dalam platform digital guna memotivasi dan menggali potensi tenaga pendidik lainnya sehingga dapat meningkatkan kompetensi. Maka dari itu, website www.satuguru.id bisa berperan sebagai wadah media digital bagi para guru untuk berbagi pengalaman, seperti menulis cerita pengalaman mengajar, pelatihan, sertifikasi, atau hal lainnya yang bergerak dalam bidang pendidikan.

Menurut Wijaya Kusuma atau Om Jay sebagai salah satu penasihat komunitas SATUGURU, gairah menulis harus dikobarkan oleh para guru, begitu banyak pemikiran dan pandangan solutif tentang pendidikan Indonesia yang berasal dari guru dan menjadi dasar bagi pembuat kebijakan pendidikan di level pengambil keputusan yang tidak sempat mengklaim bahwa ide cemerlang itu dari dirinya karena tidak ada jejaknya.

Dengan hadirnya SATUGURU, karya tulisan rekan-rekan guru di www.satuguru.id akan menjadi jejak digital dan buah pikirannya akan tetap ada dan terjaga di ruang digital. Maka, mari menulis dengan baik dan bijak.

Atas dasar inilah, mengapa akhirnya saya pribadi pun tertarik untuk bisa bergabung dan berkontribusi bersama SATUGURU. Menulis dan berkarya bersama komunitas dan situs SATUGURU akan saya jadikan sebagai salah satu resolusi pada tahun 2022. Semoga saya bisa memberikan sedikit sumbangsih dan manfaat serta bisa berpartisipasi dengan baik. 

Semoga tulisan ini bermanfaat. Terima kasih dan salam hangat. 🙂

Salam #SATUGURU

oleh

Nama: Firmansyah, S.Pd

Tempat Mengajar: SMPS Daar el-Qolam (Pondok Pesantren Daar el-Qolam 2)

How many stars for this post?
Share This

Share This

Share this post with your friends!

error: