“Buat aku tanah kelahiranku adalah Sumedang. Senang dan bangga sekali pastinya sebagai putra/putri daerah. Saat di Jakarta, aku memang jadi warga Jakarta, tapi tetap saja aku pulangnya ke Sumedang. Mama papa aku, adik-adik, dan keluarga besar semua tinggal di sana, jadi kalau pulang ke Sumedang itu rasanya home sweet home banget.”

~ Rossa, artis dan penyanyi asal Sumedang ~

Momen Lebaran memang selalu memberikan arti dan kebahagiaan tersendiri bagi yang merayakannya, ditambah jika momen istimewa tersebut dirayakan bersama keluarga, tentunya akan menambah kegembiraan yang tak ternilai harganya. Tak terkecuali bagi penyanyi Rossa yang bersuka cita karena hampir setiap tahun bisa kembali ke tanah kelahirannya untuk berkumpul bersama keluarga dan kerabat.

Ia senang bisa kembali ke kampung halamannya di Sumedang, walaupun ia kini lebih sering tinggal di Jakarta demi karir yang dijalaninya. Setidaknya begitulah perasaan dan kesan tentang Sumedang yang ia utarakan, sebagaimana dikutip dari laman situs KapanLagi.com. 

Rossa adalah satu dari beberapa tokoh masyarakat dan publik figur tanah air yang berasal dari Sumedang, daerah sekaligus kabupaten di Jawa Barat yang cukup populer dengan ciri khas kelezatan ‘Tahu’ nya yang banyak dijajakan di berbagai daerah di Pulau Jawa, baik oleh pedagang-pedagang asongan, pedagang menggunakan gerobak, hingga kios atau toko-toko khusus oleh-oleh.

Tidak dapat dipungkiri, Tahu Sumedang memang sangat melekat sebagai ikon kuliner populer asal Sumedang. Jika ditanya ke setiap orang tentang apa yang mereka ketahui seputar Sumedang, dapat dipastikan hal pertama yang terlintas di pikiran mereka adalah Tahu Sumedang.

Meski sepintas terlihat hampir sama dengan jenis tahu lainnya, namun Tahu Sumedang dikenal sebagai makanan, camilan, serta oleh-oleh yang gurih, renyah, kenyal, dan bertekstur khas. 

Unggulnya kualitas Tahu Sumedang memang bukan tanpa alasan. Secara geografi, Sumedang memang beruntung karena berada di kaki Gunung Tampomas yang dikenal subur dan memiliki banyak sumber mata air alami, sehingga Sumedang tidak pernah kekurangan air tanah. Kualitas air di Sumedang pun sangat cocok untuk membuat tahu karena mengandung banyak kalsium, sehingga mampu membuat tahu terasa kenyal tanpa pengawet.

Selain karena anugerah alam, pengelolaan bahan dan cara masak khas orang-orang Tionghoa zaman dahulu di Sumedang yang mempopulerkan jenis tahu ini juga menjadi kunci keunggulan Tahu Sumedang. Misalnya, cara membuat tahu menjadi padat berisi dengan memperhatikan proses menggoreng, minyak harus benar-benar panas sebelum tahu dimasukkan, dan lain sebagainya.

Cara khusus lain juga dilakukan untuk menghasilkan tahu berkulit berintik. Tahu harus dimasukkan ke minyak goreng panas dalam keadaan basah. Selebihnya, hanya kedelai yang digiling. Hasil gilingan dikukus menjadi tahu dan dimasukkan ke air garam. Setelah itu tinggal digoreng. 

Namun di balik itu semua, kebersihan alat dan kontrol gilingan kedelai juga tak kalah penting, karena sisa kedelai bisa membuat seluruh adonan baru menjadi asam. Selain itu, mencicipi contoh adonan setiap hari juga harus dilakukan untuk menjaga kualitas dan rasa si Tahu Sumedang ini. Begitulah, nyaris tidak ada resep rahasia.

 Potensi Sumedang Tak Hanya Sekadar ‘Tahu’ 

Membahas tentang Sumedang sepertinya memang tidak akan pernah terlepas dari kelezatan tahunya sebagai ikon kuliner khas asli Sumedang. Namun, sadarkah bahwa sebenarnya potensi yang dimiliki Sumedang bukan hanya sekadar ‘tahu’? 

Nyatanya, banyak hal menarik lainnya di Sumedang yang seolah tertutupi dan kalah pamor dengan Tahu Sumedang itu sendiri. Padahal, sebenarnya Sumedang itu cukup luas dan kaya akan ragam wisatanya. Jadi, potensi Sumedang pastinya bukan hanya sekedar ‘tahu’ saja, tetapi masih banyak lagi potensi menjanjikan lainnya dari Sumedang yang perlu digaungkan dan diangkat ke ‘permukaan’.

Jika dilihat dari kekayaan alamnya, Sumedang terlahir dengan pesona alamnya yang begitu memikat. Tidak hanya itu, Sumedang juga memiliki kekayaan historis dan kultur serta beragam pilihan wisata menarik lainnya yang sangat berpotensi untuk dikembangkan, sehingga mampu menjadi andalan dan ikon baru Sumedang. Agar lebih detail, spesifik, dan menarik, berikut penulis rangkum beragam jenis wisata di Sumedang yang dapat dinikmati dan dijadikan referensi. 

 1. Wisata Alam dan Petualangan 

Wisata alam termasuk dalam sektor pariwisata utama di Kabupaten Sumedang yang saat ini juga dijadikan salah satu urusan wajib dan PR (pekerjaan rumah) khusus bagi Pemerintah Kabupaten Sumedang. Dengan begitu, potensi-potensi wisata alam yang ada selanjutnya dapat menjadi perhatian utama dalam proses perencanaan, pengelolaan, dan pengembangannya.

Terkait dengan hal tersebut, maka diperlukan instrumen atau alat yang tepat untuk menyusun arahan perencanaan pengembangan wisata alam yang dapat menjamin keberlanjutannya baik dari sisi ekonomi, ekologi, maupun sosial budayanya (wisata alam berkelanjutan). Ada beberapa objek wisata alam di Kabupaten Sumedang yang dipandang penting untuk dikaji dan layak dijadikan destinasi andalan bagi para wisatawan, antara lain:

1). Indah dan Eksotisnya Alam Gunung Tampomas

Obyek wisata alam yang satu ini pastinya menjadi salah satu ikon wisata alam di Sumedang dan tidak boleh dilewatkan begitu saja, khususnya bagi para wisatawan pecinta alam dan petualangan atau wisatawan yang menggemari kegiatan mendaki gunung atau hiking.

Gunung Tampomas yang berada di sebelah Utara Kabupaten Sumedang ini memiliki ketinggian sekitar 1.684 mdpl. Dari atas gunung, para pendaki dapat melihat bukit hijau di sekelilingnya yang sangat menyegarkan mata. Beruntungnya lagi, di gunung Tampomas terdapat beragam jenis flora dan fauna yang bisa ditemui, seperti tanaman saninten, rasmala, jamuju, dan hewan-hewan seperti lutung, babi hutan kecil, hingga varian jenis burung. 

2). Menjelajahi Surganya Curug atau Air Terjun

Salah satu daya tarik wisata alam yang juga bisa ditemukan di Sumedang ialah curug atau air terjun yang sejuk, menyegarkan, dan pastinya sangat keren bila diabadikan dalam jepretan kamera. Tidak tanggung-tanggung, Sumedang memiliki banyak pilihan curug yang indah untuk dijelajahi dan tersebar hampir di seluruh wilayah kecamatan di Sumedang. Maka, tidak berlebihan rasanya jika Sumedang pantas disebut surganya curug atau air terjun.

Beberapa rekomendasi curug yang bisa dijumpai di Sumedang antara lain: Curug Cipongkor, Curug Cigorobog, Curug Ciputrawangi, Curug Cinulang, Curug Sabuk, Curug Kencana, Curug Ciwalur, Curug Cihonje, dan beberapa curug lainnya. 

3). Menyaksikan Jernih dan Birunya Mata Air Situ Cilembang

Ada satu danau yang sekitar dua tahun belakangan ini cukup viral di kalangan masyarakat Sumedang dan media sosial, yaitu Danau atau Situ Cilembang. Di danau kecil yang terletak di Desa Hariang, Kecamatan Buahdua ini, para wisatawan akan disuguhi pemandangan danau biru yang sangat jernih dan menyegarkan.

Walau demikian, sayangnya para wisatawan tidak diperbolehkan untuk berenang atau berendam di danau ini karena dikhawatirkan dapat mencemari air jernihnya. Karena pada dasarnya, danau jernih ini memang merupakan mata air yang juga masih dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat sekitar. Selain itu, para pengunjung juga dilarang memasuki kawasan Situ Cilembang ini pada hari Selasa dan Jumat.

 2. Wisata Keluarga dan Desa Wisata 

Selain daya tarik wisata alamnya, Sumedang juga memiliki beragam pilihan wisata keluarga. Salah satunya dengan digencarkannya pengelolaan desa wisata di Sumedang beberapa tahun terakhir oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang.

Selain itu, wisata buatan atau man made juga turut menunjang pesona dan daya tarik wisata di Sumedang. Ada berbagai macam desa wisata yang bisa dikunjungi oleh wisatawan, bisa berupa desa wisata berbasis keindahan alam, kuliner, maupun budaya. Tidak heran bila akhirnya tempat-tempat wisata tersebut sangat cocok untuk dijadikan destinasi wisata keluarga di Sumedang. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1). Kampung Wisata Toga

Kampung Toga adalah singkatan dari kampung tanaman obat keluarga yang terletak 3 Km dari alun-alun Sumedang. Kampung Toga merupakan objek wisata keluarga bertemakan edukasi, hiburan, dan petualangan dengan pemandangan pegunungan yang indah, sejuk, dan asri.

Bentangan alam dengan ketinggian yang berbeda menjadikan kawasan ini memiliki wisata dan hiburan yang beraneka ragam. Di antaranya, tempat wisata ini menghadirkan taman dan kebun, kolam renang, area outbound, paragliding, hiking, jogging, off-road, game war (paint ball/airsoft gun), horse riding, dan lain-lain. 

2). Eco Green Park Kampung Karuhun

Destinasi wisata keluarga di Sumedang yang bisa dijadikan pilihan selanjutnya adalah Kampung Karuhun yang berlokasi di Desa Citengah, Sumedang Selatan. Dengan mengusung konsep eco green park, tempat wisata ini menjadi salah satu destinasi wisata keluarga bertemakan alam yang menarik untuk dikunjungi saat liburan dan akhir pekan. Dengan harga tiket yang cukup terjangkau, berbagai keseruan yang disuguhkan pun bisa dinikmati.

Suasana sejuk dan alami yang dihadirkan dengan adanya aliran Sungai Cihonje yang jernih dan penuh bebatuan di tengah-tengah kawasan wisata ini menambah kesan tersendiri. Selain menikmati pemandangan yang asri, sejumlah fasilitas hiburan juga disediakan, mulai dari kolam renang, area camping ground, outbound, kendaraan ATV, hingga wisata kuliner dan masih banyak fasilitas lainnya yang akan membuat para pengunjung semakin betah berlama-lama di Kampung Karuhun ini.

3). Agrowisata Kampung Nangorak dan Kawasan Agroteknobisnis Sumedang

KAS (Kawasan Agroteknobisnis Sumedang) atau yang biasa juga disebut Kampung Nangorak adalah salah satu kawasan biocyclefarming dan lokawisata agro di Jawa Barat. Agrowisata Kampung Nangorak bisa menjadi pilihan destinasi wisata keluarga dan petualangan yang edukatif. Dengan konsepnya yang khas, tempat wisata di Sumedang ini tak hanya sekadar menawarkan tempat rekreasi alam, tetapi juga menjadi tempat belajar alam yang seru. 

Banyak hal yang bisa dilakukan di tempat wisata ini, mulai dari belajar menanam sayur, beternak, memancing, hingga berkemah seru di tengah alam terbuka. Berlokasi di kawasan dengan ketinggian 765 mdp hingga 1.035 mdpl membuat suasana di Kampung Nangorak begitu sejuk.

 3. Wisata Sejarah dan Ziarah 

Sepertinya tidak lengkap jika membahas suatu daerah tanpa mengetahui cerita sejarahnya, termasuk Sumedang. Untuk mengenal Sumedang lebih jauh, kita dapat mengulik wisata sejarahnya dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Sumedang. Berikut ini beberapa wisata sejarah di Sumedang yang menarik untuk dijelajahi.

1). Museum Prabu Geusan Ulun

Museum Prabu Geusan Ulun terletak di jalan Prabu Geusan Ulun No. 40 B Srimanganti, Regol Wetan, Sumedang, Jawa Barat, tepatnya berada di komplek Pendopo Kabupaten Sumedang. Komplek ini sudah berdiri dari sejak awal Kabupaten Sumedang berdiri pada tahun 1705. Dari dulu hingga sekarang, fungsinya pun tetap sama, yaitu sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Sumedang.

Dengan berwisata sejarah ke museum ini, para pengunjung akan menyaksikan secara langsung polesan arsitektur Belanda yang sangat kental dan tetap terjaga walau sudah sangat tua. Di dalam museum ini juga dapat dijumpai berbagai benda dan barang pusaka peninggalan leluhur dari mulai pemerintahan raja-raja Sumedang hingga pemerintahan Bupati-Bupati Kabupaten Sumedang zaman dahulu.

2). Benteng Taman Hutan Raya Gunung Kunci

Meski namanya adalah Gunung Kunci tetapi kawasan ini adalah bukit kecil. Objek wisata ini memang bersejarah dan merupakan benteng pertahanan yang dibangun oleh Belanda dan tertimbun tanah. Di dalam benteng ada beberapa ruangan yang fungsinya berbeda-beda.

Letaknya yang berada di tengah hutan dan terlihat seperti gundukan membuatnya disebut sebagai gunung. Menjelajahi Gunung Kunci akan menambah wawasan dan pengalaman sejarah sekaligus menikmati suguhan alam yang memesona di sekitarnya.

3). Berziarah ke Makam-Makam Leluhur dan Tokoh Nasional

Wisata Sumedang bukan hanya menawarkan wisata alamnya yang memukau. Lebih dari itu, Sumedang juga menawarkan wisata ziarah. Masih berkaitan dengan sejarah, Sumedang pada masa lalu ternyata meninggalkan banyak kisah dengan adanya makam-makam para leluhur dan tokoh-tokoh nasional di Sumedang.

Beberapa makam di Sumedang yang dapat dijadikan tujuan untuk berwisata sekaligus berziarah di antaranya: Makam Dayeuh Luhur, Makam Cut Nyak Dien, Makam Gunung Lingga, Makam Marongge, Makam Pasarean Gede Kangjeng, dan makam-makam lainnya.

 4. Wisata Belanja, Kuliner, dan Oleh-Oleh 

Sebagaimana daerah-daerah wisata pada umumnya, hal yang pastinya tidak boleh luput dan dilewatkan saat berwisata ke Sumedang adalah momen untuk berwisata belanja, mencari oleh-oleh, dan mencicipi kuliner khas Sumedang lainnya. Mulai dari hasil bumi Sumedang yang berkualitas baik seperti buah-buahan, hingga berbagai macam olahan makanan, kuliner khas, dan hasil kerajinan tangan masyarakat Sumedang yang bermutu dan bernilai jual tinggi.

Hebatnya lagi, aneka pilihan kuliner dan oleh-oleh khas Sumedang tersebut dihasilkan bukan hanya dari satu wilayah saja, melainkan dari berbagai wilayah desa dan kecamatan di Sumedang. Selain Tahu Sumedang, ada beberapa makanan dan oleh-oleh khas Sumedang lainnya seperti Ubi Cilembu, Mangga Gedong Gincu, Salak Desa Bangkok, Sawo Citali, Sale Pisang Panyingkiran, Soto Bongko, Sambal Oncom, Peuyeum Pamulihan, Kopi Luwak Rancakalong, Opak dan Emping Conggeang, dan masih banyak lagi.

Sementara untuk hasil kerajinan tangan masyarakat, beberapa hasil kerajinan yang bisa dijadikan oleh-oleh bagi para wisatawan antara lain: Wayang Golek Cimasuk, Angklung Situraja, Rajutan Padasuka, Mebel Paseh, Akrilik Regol, dan lain sebagainya.

Bagaimana? Sumedang bukan hanya sekadar kelezatan ‘tahu’ nya saja, bukan? Pastinya! Karena pesona Sumedang memang lebih dari itu. Jadi, tunggu apa lagi? Bila waktu liburan telah datang, ayo bertandang ke Sumedang dan jelajahi pesonanya dari terbit fajar hingga petang menjelang!

Semoga bermanfaat. Terima kasih dan salam hangat.

 

Sumber referensi pendukung:

  • Website Resmi Pemerintah Kabupaten Sumedang, Sumedangkab.go.id
  • Website Resmi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Disparbud.jabarprov.go.id
  • Website IniSumedang.com
  • https://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/ini-cerita-kebahagiaan-rossa-bersama-keluarga-di-sumedang-214b18.html
  • https://www.tribunnews.com/lifestyle/2012/01/07/apa-rahasia-kelezatan-tahu-sumedang
  • https://www.javatravel.net/tempat-wisata-sumedang
  • https://anekatempatwisata.com/tempat-wisata-di-sumedang/
  • https://www.anekatrip.com/wisata-sejarah-sumedang/ 
How many stars for this post?

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share This

Share This

Share this post with your friends!

error: