No matter what people think about you, as long as you do something good, useful, and do not harm others, then just be you. Dare to be different and dare to be you.”
~ Firmansyah, #TeacherBlogger & ASUS Fans ~

 

“Memang apa sih blogger itu? Ngapain jadi blogger? Nggak ada ‘kerjaan’ ya?”

Lidah memang tidak bertulang, namun kata-kata yang tersingkap darinya bisa berubah menjadi layaknya sebuah silet yang mampu menyayat hati para pendengarnya, seperti deretan pertanyaan di atas. Rentetan pertanyaan tersebut sempat menghiasi obrolan saya dengan beberapa kerabat dan orang-orang di lingkungan sekitar, khususnya saat awal-awal saya mulai serius terjun ke dunia blog.

Bahkan, sampai sekarang pun masih ada saja yang menjadikan kata ‘blogger’ sebagai bahan umpatan atau ledekan bernada candaan yang ditujukan kepada saya secara pribadi. Terlepas dari alasan karena mereka tidak paham, tidak suka, bergurau, atau merasa iri, yang pasti sindiran tersebut tidak pernah saya tanggapi secara serius, karena itu hanya akan membuang waktu dan menguras energi. See? Sekurang dan serendah itu pengetahuan dan penilaian sebagian orang tentang pekerjaan dan passion seorang blogger.

Saking kurang familiarnya, terkadang mereka pun hanya menganggap blogger sebagai bentuk pekerjaan iseng yang tidak bisa menghasilkan apa pun, kecuali hanya menghabiskan waktu berlama-lama di depan layar laptop atau komputer. Ya, fenomena tentang penilaian terhadap pekerjaan seorang blogger yang kerap dianggap sebelah mata oleh sebagian orang memang masih bisa dirasakan hingga saat ini, setidaknya oleh saya pribadi. Anda pernah merasakannya juga, kah? Huftt …

 BREAK THE STIGMA, DARE TO BE DIFFERENT 

Belakangan ini, saya mendengar dan melihat beberapa kabar yang berseliweran di beranda media sosial tentang brand perusahaan laptop favorit saya, yaitu ASUS Indonesia yang mengusung tema “Dare To Be You” saat merilis beberapa varian laptop terbaru mereka. Saat pertama kali mengetahui jargon tema tersebut, saya langsung bergumam dalam hati, “Wah! Ini sih gue banget!”. Perkataan dalam hati tersebut tentu saja bukan karena ‘kepedean’ dan tanpa alasan. Pasalnya, slogan keren tersebut cukup merepresentasikan apa yang saya rasakan selama ini, khususnya sebagai seorang blogger.

Saya akui bahwa istilah ‘blogger’ memang masih terbilang asing bagi beberapa orang di lingkungan sekitar saya, apa lagi mereka yang berasal dari generasi X dan Baby Boomers. Namun hal tersebut justru tidak membuat saya down, melainkan semakin memotivasi dan memacu diri saya untuk mendobrak stigma dan berani tampil beda dengan harapan dapat meluruskan mindset mereka tentang blogger yang selama ini belum banyak mereka ketahui. 

Dengan latar belakang sebagai seorang alumni sekaligus tenaga pengajar di sekolah berbasis yayasan pondok pesantren, saya tidak ingin hal tersebut malah menghalangi saya untuk mengembangkan passion dan potensi yang saya miliki dalam dunia blog. Maka dari itu, saya mencoba untuk berani tampil beda dengan berusaha mengenalkan dan menggemakan seluk beluk pengetahuan yang saya ketahui tentang blog dan blogger kepada orang-orang di lingkungan sekitar saya, termasuk murid-murid yang saya ajar.

Salah satu contoh riil yang pernah saya lakukan dan buktikan dalam rangka berani tampil beda dan menjadi diri sendiri adalah pada saat saya terpilih sebagai blogger perwakilan Provinsi Banten dalam  sebuah perhelatan bergengsi sekaligus bersejarah bagi para blogger dan pelajar dari seluruh provinsi di Indonesia, yaitu Writingthon Asian Games 2018. Event spesial ini sukses diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam rangka memeriahkan pesta olahraga se-Asia Asian Games yang rutin diadakan setiap 4 tahun sekali.

“Ah … terpilih untuk ikut event begitu sih biasa!”

Oh ya, mungkin saja sebagian orang berpikir bahwa bisa terpilih pada event-event seperti itu terkesan biasa saja. Tapi tentu saja tidak bagi saya. Pengalaman tersebut justru memberikan kesan luar biasa mendalam bagi saya. Ajang ini seolah memberikan saya kesempatan untuk berani tampil beda dan menjadi diri sendiri.

Bagaimana tidak? Saat saya terpilih oleh panitia untuk diberikan kesempatan berbicara di hadapan puluhan teman-teman blogger dan pelajar dari seluruh Indonesia, saya menceritakan sedikit pengalaman saya bahwa sebagai seorang #TeacherBlogger yang terpilih pada ajang Writingthon Asian Games 2018, kehadiran dan keikutsertaan saya merupakan hadiah bagi perjuangan saya dan murid-murid saya.

Karena sayangnya, dari sejumlah murid yang saya ajak untuk berpartisipasi dalam kompetisi menulis Writingthon tersebut, tidak ada satu pun yang berhasil lolos untuk ikut bersama saya ke Jakarta. Dengan demikian, terpilih dan ikut sertanya pada ajang bergengsi tersebut, saya dedikasikan dan persembahkan untuk murid-murid saya atas semangat yang mereka miliki untuk ikut berpartisipasi, walau pada akhirnya mereka belum berhasil terpilih.

 EXPRESS YOURSELF, DARE TO BE YOU 

Kita semua tentu pernah atau bahkan sering mendengar dan membaca kutipan-kutipan yang mengatakan bahwa kita tidak perlu menjadi orang lain agar terlihat hebat dan mengagumkan. Karena faktanya, setiap orang memang sudah dikaruniai kelebihannya masing-masing yang belum tentu sama satu dengan yang lainnya. 

Selain itu, kita pun tidak bisa untuk selalu menyenangkan orang lain dan membuat atau memaksa mereka untuk suka terhadap kita. Maka, hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah tetap menjadi diri sendiri, berani berekspresi, percaya dan yakin terhadap potensi diri, dan lakukan apa pun yang benar dan baik bagi diri kita.

Berbicara tentang blogger dan dunianya sedari awal tadi, tandanya kita pun berbicara dalam ranah dunia kreasi konten digital. Pada zaman di mana platform atau wadah untuk menjadi seorang kreator konten sudah sangat banyak dan beragam seperti saat ini (tidak hanya blog), menjadi diri sendiri, percaya akan kemampuan, potensi, dan ciri khas yang dimiliki tentu menjadi hal yang sangat penting untuk selalu diutamakan, terlebih dalam menggapai kesuksesan.

Namun, menjadi diri sendiri pun tentunya perlu didukung oleh berbagai faktor pendukung yang dapat membuat kita semakin percaya diri dan berani berekspresi, salah satunya tentu saja perangkat yang dapat kita gunakan untuk berkarya dan menghasilkan kreasi konten-konten yang menarik dan bermanfaat. Tentu Anda sudah bisa menerka perangkat apa yang saya maksud? Benar, apa lagi kalau bukan laptop!

Laptop bukan sembarang laptop pastinya. Untuk meningkatkan kepercayaan diri dan mendukung kebebasan berekspresi, pastinya kita perlu laptop yang memiliki tampilan dan kemampuan yang menunjang, sehingga bisa kita andalkan untuk berekspresi dan berkarya dengan berbagai cara dan media. Tampilan laptop dengan desain yang stylish dan kekinian serta performa yang sangat mendukung produktivitas kita dalam bekerja atau pun membuat konten-konten kreatif adalah beberapa spesifikasi penting yang patut diutamakan dan diidam-diidamkan.

Pertanyaan: Lalu, memangnya ada laptop yang memiliki spesifikasi di atas dan cocok untuk digunakan sebagai pendukung kepercayaan diri dan kebebasan berekspresi, khususnya bagi para kreator konten?
Jawaban: Tentu saja ada. ASUS VivoBook S14 S433 solusinya!

Berbincang panjang tentang berani berekspresi, tampil beda, dan menjadi diri sendiri, hingga mendetail ke pembahasan perangkat laptop yang mampu mendukung keinginan tersebut, sepertinya akan terasa hambar dan omong kosong tanpa menyelipkan informasi tentang deretan varian laptop terbaru ASUS yang digadang-gadang mampu menjadi solusi dan pilihan bagi kita yang ingin terlihat jauh lebih percaya diri dan bebas berekspresi.

Jadi, ternyata brand laptop favorit saya ASUS baru saja meluncurkan varian notebook atau laptop terbaru yang membawa spirit “Dare To Be You” yaitu ASUS VivoBook S14 S433. Notebook yang diluncurkan secara live streaming di Facebook dan Youtube pada tanggal 8 Mei 2020 ini diciptakan untuk berbagai kalangan yang memiliki jiwa muda dan semangat berkarya, terutama para kawula muda dan Generasi Z yang suka berekspresi dengan berbagai cara dan media. Karena semangat tersebut sejalan dengan pilar utama dari varian ASUS VivoBook sendiri yaitu, kebebasan berekspresi.

 GET CLOSER WITH VIVOBOOK S14 S433 

Seperti yang telah banyak diketahui, setelah sukses dengan beragam laptop seri VivoBook-nya, ASUS kali ini kembali menghadirkan seri VivoBook terbaru yang bernama VivoBook S14 (S433). Hadir dengan Intel Core 10th Gen Processor, VivoBook S14 S433 ini tidak hanya lebih gesit dari pendahulunya, tetapi juga lebih hemat baterai. Tidak hanya itu, VivoBook S14 S433 kini juga tampil dengan desain baru yang lebih elegan dengan aksen warna tajam, membuat laptop ini tampil berbeda dengan laptop di kelasnya. 

Tidak bisa dipungkiri, VivoBook S14 S433 memang dirancang khusus untuk para generasi muda. Untuk itulah VivoBook S14 S433 hadir dengan desain yang memungkinkan penggunanya untuk melakukan kustomasi sebebas-bebasnya. Kustomasi mungkin saja hal sepele bagi sebagian orang, namun sangat penting bagi kawula muda yang memang ingin lebih bebas berekspresi dan berbeda dari yang lain sehingga mampu menjadi pusat perhatian.

Dimulai dari warna, ASUS memberikan opsi sebanyak empat pilihan warna untuk VivoBook S14 S433 kali ini. Mereka yang memiliki kepribadian berwarna dan tegas dapat memilih warna Gaia Green atau Resolute Red. Sementara mereka yang suka dengan desain yang lebih elegan dapat memilih varian warna Dreamy Silver atau Indie Black. Dengan banyaknya pilihan warna, pengguna dapat menyesuaikan seleranya dengan tampilan laptopnya sehingga VivoBook S14 S433 akan terasa lebih personal.

VivoBook S14 (S433) memang tampil untuk kawula muda, namun bukan berarti aspek sebagai laptop modern diabaikan oleh ASUS. VivoBook S14 (S433) memiliki bodi yang sanguat tipis dan ringan untuk laptop di kelasnya. Bobotnya hanya 1,4 kilogram dan ketebalannya hanya 15,9 mm, membuat laptop ini dapat dengan mudah dibawa bepergian bahkan menggunakan tas berukuran kecil sekalipun.

Sepintas VivoBook S14 (S433) memang terlihat sangat sederhana. Di bagian belakang layarnya hanya terdapat tulisan “ASUS VivoBook” yang kini ditempatkan di samping dan membuat bagian belakang layarnya memiliki “ruang kosong” atau dalam istilah desain adalah “negative space”. Kehadiran negative space tersebut memang disengaja karena di sanalah VivoBook S14 (S433) dapat dipersonalisasi lebih jauh.

Negative space tersebut ternyata sengaja dihadirkan oleh ASUS agar pengguna VivoBook S14 (S433) dapat menempelkan berbagai macam stiker di belakang layar laptop ini. Tidak tanggung-tanggung, ASUS pun memberikan beberapa stiker dengan desain eksklusif di paket penjualannya. Stiker tersebut tidak akan bisa didapatkan selain dengan membeli VivoBook S14 (S433). Dan tentu saja, stiker tersebut membuat setiap VivoBook S14 (S433) tampil semakin berbeda.

Tidak hanya diandalkan dalam hal tampilannya yang refreshing, ASUS VivoBook S14 S433 juga tetap hadir sebagai mesin penunjang produktivitas yang unggul. Selain ditenagai oleh prosesor Intel Core 10th Gen terbaru, VivoBook S14 S433 juga memiliki ukuran bodi yang ringkas, laptop ini dipastikan dapat diandalkan juga sebagai perangkat komputasi sehari-hari dan memastikan penggunanya tetap dapat produktif, baik di dalam maupun di luar rumah.

Berbicara soal bodi, jika dibandingkan dengan laptop berlayar 14 inci lainnya, bodi VivoBook S14 (S433) memiliki ukuran lebih mungil. Hal tersebut salah satunya diakibatkan oleh penggunaan teknologi NanoEdge Display. Teknologi layar eksklusif tersebut mampu menghadirkan bezel yang sangat tipis. Hasilnya adalah screen-to-body ratio hingga 85 persen dan ukuran keseluruhan bodi yang lebih kecil. NanoEdge Display juga membuat layar tampak lebih lega dan konten yang disajikan lebih immersive.

Tidak cukup sampai di situ, sebagai laptop modern dan merupakan seri VivoBook tertinggi, VivoBook S14 (S433) telah dilengkapi fitur terbaik di kelasnya. Salah satunya, yaitu tersedianya fitur fingerprint atau pembaca sidik jari, pengguna VivoBook S14 (S433) tidak perlu lagi mengetikkan password untuk masuk ke dalam sistem Windows 10. Fingerprint yang terdapat di VivoBook S14 (S433) telah terintegrasi dengan fitur Windows Hello di Windows 10.

Windows Hello sendiri merupakan fitur yang memudahkan pengguna untuk masuk ke dalam sistem tanpa harus mengetikkan password. Selain dapat login lebih cepat dan praktis, Windows Hello juga membuat laptop menjadi lebih aman karena tidak sembarang orang dapat mengaksesnya.

 

Bagaimana? ASUS VivoBook VivoBook S14 (S433) sangat keren, bukan? Dengan segala keunggulannya, ASUS VivoBook S14 S433 ini bisa diandalkan sebagai partner pendukung kepercayaan diri sehingga membuat para penggunanya semakin berani berekspresi, tampil beda, dan menjadi diri sendiri. 🙂

So, just be you. No matter what people think about you. Dare to be different and dare to be you.

Thank you.

 

Disclaimer:

“Tulisan ini diikutsertakan dalam ASUS VivoBook S433 Blog Competition “Dare To Be You” yang diselenggarakan oleh ASUS Indonesia. Semua keterangan sumber referensi, penggunaan foto, desain, atau media lainnya telah tertulis dengan lengkap di bawah ini. Terima kasih. ”

Sumber-sumber:

  • Foto: Foto-foto adalah dokumentasi pribadi, dan sebagian lainnya didapatkan dari situs dan bahan materi yang disediakan oleh ASUS Indonesia.
  • Olah Grafis: Dokumentasi pribadi penulis via Canva.com
  • Video: Video diambil dari kanal YouTube dengan nama Keluarga Biru
  • Referensi Konten Tulisan: Pemikiran Pribadi Penulis, dan beberapa sumber lainnya sebagai berikut:
  • 1. Website resmi ASUS Indonesia, www.asus.com/id/
  • 2. Akun Media Sosial ASUS Indonesia 
  • 3. Blog Keluarga Biru, www.keluargabiru.com

 

How many stars for this post?

2 Komentar

Fans VivoBook · Juli 20, 2020 pada 2:39 am

Blogger yang menginspirasi saya. Semoga Pak Guru suatu saat dapat rezeki punya laptop Asus VivoBook S14 ini. Aaaamiiin..

Like it?

Joe Candra · Juli 23, 2020 pada 3:55 pm

Sometimes memang banyak stigma negatif yg ada di sekitar kita ya bang, namun kita harus bisa mengubahnya dan membuktikan dgn karya yang positif. And I’m REALLY DARE TO BE DIFFERENT as usual hahha.

Like it?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share This

Share This

Share this post with your friends!

error: Oops! Sorry. The content is protected. :)