PON Papua, Mentari Harapan Baru dari Timur

Halo, Sobat Bang Firman’s Blog …

Saya ingin ke Papua untuk melihat matahari terbit dari timur.”

~ KH. Abdurrahman Wahid, Presiden Republik Indonesia ke-4 ~

Jika dilihat dari sudut pandang mata siapa pun, rasanya khalayak tidak perlu ragu untuk setuju dan mengakui bahwa Papua memang merupakan salah satu dari begitu banyak keindahan yang dimiliki Indonesia. Bahkan, keindahan dan kekayaan Papua pernah menorehkan kesan yang amat mendalam bagi salah satu mantan orang nomor satu di Tanah Air, sebut saja Gus Dur, begitu sapaan akrabnya.

Ya, almarhum Bapak Presiden Republik Indonesia ke-4 tersebut memang memiliki banyak cerita dengan Papua. Beliau acap kali menyatakan kecintaannya pada Papua, kala masih aktif menjabat sebagai Presiden dan membangun kedamaian di bumi nusantara ini. Kekagumannya pada Papua sempat tersurat lewat sepatah kalimat yang pernah beliau ungkapkan, persis seperti apa yang sudah saya tuliskan di awal pembukaan tulisan ini, “saya ingin ke Papua untuk melihat matahari terbit dari timur”.

*****

Berbicara tentang Papua memang tidak akan pernah ada habisnya, setidaknya bagi diri saya pribadi hingga saat ini. Wajar saja, daerah sekaligus provinsi yang terletak di ujung timur Zamrud Khatulistiwa ini memang selalu istimewa di hati dan menjadi salah satu destinasi impian yang sudah sejak lama ingin saya kunjungi.

Lebih dari itu, Papua memang selalu menarik perhatian banyak insan dan menggugah rasa penasaran dari berbagai aspek dan bidang kehidupan. Pesona kekayaan alamnya yang indah dan eksotis, adat istiadat dan budaya tradisionalnya yang unik dan menarik, hingga masyarakatnya yang ramah dan semringah cukup menjadikannya alasan kuat bagi Papua untuk memikat hati siapa pun yang tersihir oleh pesonanya.

Gambar 1 PON PapuaMelihat segala potensi dan keistimewaan yang dimiliki oleh Papua serta berbagai perkembangan yang ditunjukkan selama beberapa tahun terakhir, tentu sudah saatnya bagi Papua untuk tampil bersolek dan menunjukkan kepada Indonesia dan dunia bahwa Papua juga mampu dan layak untuk menjadi daerah yang diperhitungkan.

Maka tidak heran, bila akhirnya Provinsi Papua resmi ditunjuk dan diberikan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional atau PON XX pada tahun 2020 (ditunda menjadi tahun 2021 karena pandemi). Penunjukkan Papua sebagai tuan rumah pun tentu saja tidak asal tunjuk dan tanpa alasan.

Melalui hasil Rapat Anggota Tahunan Komite Olahraga Nasional Indonesia (RAT KONI) 2014, Papua mendapat suara terbanyak sebagai provinsi penyelenggara PON 2020, mengalahkan Nanggroe Aceh Darussalam dan Bali yang juga telah melakukan persiapan sebagai host PON 2020. Dengan demikian, Papua berhasil menjadi tuan rumah pertama PON di kawasan timur Indonesia. 

Melangitkan Asa untuk PON XX Papua

Seperti yang sudah kita ketahu bersama, PON atau Pekan Olahraga Nasional merupakan ajang kompetisi olahraga terbesar di Indonesia yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali sejak tahun 1948. Sekarang, PON telah memasuki edisi yang kedua puluh kalinya.

Sayangnya, asa dan harapan penyelenggaraan PON ke-20 harus mengalami penundaan. Acara yang seharusnya diadakan pada tahun 2020 lalu, terpaksa ditunda karena belum maksimalnya persiapan infrastruktur dan kondisi pandemi Covid-19 yang turut menyebabkan banyak terhambatnya berbagai kegiatan masyarakat, khususnya terkait persiapan pelaksanaan event empat tahunan ini.

PON Papua, Mentari Harapan Baru dari TimurMaskot PON XX PapuaMaskot PON XX PapuaNamun kini, pasca setahun penundaan seluruh persiapan PON di ujung timur Zamrud Khatulistiwa telah dipastikan siap. Sebanyak empat kabupaten dan kota menjadi klaster yang ditunjuk sebagai tempat penyelenggaraan puluhan cabang dan disiplin olahraga yang akan dipertandingkan. Tidak tanggung-tanggung, salah satu stadion yang akan digunakan, yaitu Stadion Papua Bangkit alias Stadion Lukas Enembe bahkan digadang-gadang menjadi salah satu stadion termegah di Indonesia dengan standar internasional dan FIFA. Mengesankan, bukan?

Nantinya, PON dengan tagline Torang Bisa! ini akan dilakukan di empat klaster: Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Merauke, dan Kabupaten Mimika. Masing-masing klaster ini telah dilengkapi fasilitas pertandingan yang memadai sesuai jenis cabang dan disiplin olahraga masing-masing. PON XX setidaknya akan dimeriahkan oleh sekitar 6.000 atlet dari 34 provinsi yang akan bertanding di 37 cabang olahraga, 56 disiplin, dan 679 nomor pertandingan.

PON Papua, Mentari Harapan Baru dari TimurTidak bisa dipungkiri, berkat kerja keras panitia penyelenggara bersama Pemerintah Daerah Papua beserta segenap lapisan masyarakat Bumi Cendrawasih, perhelatan pekan olahraga terbesar di Indonesia yang sempat tertunda selama satu tahun akhirnya akan digelar pada 2 sampai 15 Oktober 2021 nanti.

Bagi masyarakat Bumi Cendrawasih, pastinya event olahraga terbesar di nusantara ini akan menjadi suatu kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri. Bagaimana tidak? Sebelumnya, mungkin saja mereka berpikir itu tidak mungkin karena letaknya yang berada di ujung timur nusantara, jauh dari Ibukota Negara, dan lain sebagainya. Dan mungkin saja, pernah terbesit di pikiran mereka kapan kitorang bisa jadi tuan rumah PON ee? Ternyata kini, harapan itu ada, asa itu nyata di depan mata.

Mentari Harapan Baru dari Timur Zamrud Khatulistiwa

Berdasarkan fakta yang ada di lapangan, Papua memang dinilai menarik dan cukup siap untuk memfasilitasi pesta olahraga nasional bergengsi ini. Di samping itu, adanya perhelatan PON di Bumi Mutiara Hitam tersebut juga diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah. Dengan demikian, hal tersebut juga diharapkan akan turut membantu mengakselerasi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat setempat.

PON Papua, Mentari Harapan Baru dari TimurSelain itu, penyelenggaraan PON yang akan berlangsung dari ujung timur Zamrud Khatulistiwa ini juga diharapkan menjadi momentum kebangkitan bangsa Indonesia dari pandemi Covid-19. Wabah virus korona yang mengacaukan situasi di seluruh dunia juga berdampak drastis terhadap kehidupan Indonesia dari berbagai sisi. Kehadiran PON ke-20 yang dipenuhi kobaran semangat persatuan, kesatuan, dan solidaritas akan menjadi senjata tersendiri untuk membangkitkan kembali kondisi yang sempat terpuruk. 

Terutama bagi Papua sendiri, PON diharapkan mampu menggerakkan dan mengakselerasi peningkatan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat setempat melalui berbagai potensi yang dimiliki, seperti seni, kuliner, budaya, pariwisata, dan lain-lain.

PON Papua, Mentari Harapan Baru dari TimurTidak lupa, pelaksanaan PON 2021 yang menjadi kegiatan penjaringan atlet baru berskala nasional maupun internasional ini diharapkan pula mampu membangkitkan semangat muda-mudi Bumi Cendrawasih untuk meraih lebih banyak prestasi sebagai aset terbaik bangsa.

Sederet alasan, potensi, keistimewaan, dan eksotisme Papua sebagai venue PON XX Papua ini tentu saja bukan isapan jempol belaka. Perhelatan PON XX seolah menjadi bukti otentik bahwa semangat Mentari Harapan Baru dari Timur bukan hanya sekadar ucapan. Ia adalah wujud kombinasi sempurna dari doa, harapan, dan semangat yang menjelma menjadi kenyataan dan bergema di timur Zamrud Khatulistiwa. 

Harapan di Balik Keistimewaan dan Eksotisme Papua

Di antara kita semua pasti berpikir bahwa selama ini berada di ujung timur nusantara menjadi salah satu alasan mengapa gaung Papua seolah tidak sebesar berbagai wilayah lainnya, terutama di kawasan barat. Padahal, Bumi Mutiara Hitam memiliki banyak keistimewaan yang mampu memukau mata dunia, baik lewat keramahan masyarakat, seni budaya, kuliner, ekonomi kreatif, hingga potensi dan prestasi anak-anak mudanya.

Kita sering kali melihat pemberitaan mengenai kerusuhan di Papua yang membuat wilayah ini dicap sebagai daerah konflik yang akhirnya membuat banyak spekulasi bahwa masyarakat Papua tidaklah cukup ramah, apa lagi kepada para pendatang. Padahal, seperti layaknya mayoritas wilayah Indonesia yang penduduknya dikenal ramah, keramahan masyarakat Papua pun adalah hal yang nyata.

Mungkin gambar ‎4 orang dan ‎teks yang menyatakan '‎TOBISA! PON XX PAPUA 2021 %شششش TARIAN YOSPAN SIMBOL PERSAHABATAN MASYARAKAT PAPUA‎'‎‎

Keramahan masyarakat Papua juga tercermin dari keseniannya. Tari Selamat Datang contohnya, adalah bentuk kearifan dan budaya luhur penduduk Papua yang merupakan bentuk ungkapan rasa hormat, syukur, dan kebahagiaan mereka dalam menyambut para tamu. 

Pastinya PON XX juga dapat menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan eksotisme seni budaya Papua yang selama ini masih belum banyak terekspos. Seperti tarian misalnya. Papua punya setidaknya 15 jenis tari. Masing-masing pun memiliki makna dan ceritanya masing-masing. Beberapa di antaranya seperti Tari Yospan, Tari Nasimar, Tari Tumbu Tanah, Tari Suanggi, Tari Pulale, Tari Cendrawasih, Tari Yape, Tari Woming, Tari Salawaku, dan lain sebagainya.

Selain itu, Papua juga punya banyak alat musik tradisional, rumah adat tradisional yang khas, dan pakaian-pakaian adat yang unik dan eksotis. Dan satu lagi yang tidak boleh ketinggalan, untuk melengkapi aneka kesenian yang eksotis, Bumi Cendrawasih juga memiliki kekayaan kuliner yang menjadi keistimewaan serta keunikan tersendiri yang tidak boleh terlewatkan.

    Mungkin gambar makanan dan teks yang menyatakan 'OISA! PON XX T 2021 PAPUA PAPEDA Jadi makanan pokok khas Papua. Papeda punya tekstur lengket dan rasa tawar, biasa disajikan dengan ikan kuah kuning.'

    Papeda adalah salah satu sajian khas Papua yang paling banyak dikenal. Namun, makanan pokok masyarakat Papua yang dibuat dari bahan dasar sagu ini bukan satu-satunya. Selain menikmati sajian dengan tekstur menyerupai bubur yang kental dan lengket ini dengan menambahkan ikan goreng atau kuah kuning, para tamu sebaiknya tak menyia-nyiakan kesempatan mencicipi sajian lezat lainnya.

    Di sisi lain lainnya, ekonomi kreatif menjadi sektor yang kian banyak digencarkan selama beberapa tahun terakhir. Di Papua, mayoritas implementasi ekonomi kreatifnya berupa kerajinan dengan sentuhan kearifan lokal. Seperti contoh adalah aksesori pakaian adat, alat musik, dan sebagainya.

    Hasil kerajinan ini pun dapat menjadi cendera mata yang dibawa pulang oleh para tamu atau wisatawan. Tentunya, PON di Papua memberikan potensi tersendiri bagi para pengrajin untuk lebih kreatif dan masif dalam menghasilkan produk. Tak cuma pada saat ajang olahraga tersebut digelar, tetapi kunjungan wisatawan yang diharapkan terus datang ke Papua pasca PON menjadi faktor pendorong tersendiri.

    Mungkin gambar teks

    Bentuk ekonomi kreatif lainnya juga terus dikembangkan. Semoga perkembangan ekonomi kreatif Papua dapat lebih luas seperti ekonomi kreatif yang berbasis arsitektur tradisional. Dengan begitu, ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di kampung pun dapat lebih meningkat. Setidaknya itulah harapan-harapan di balik keistimewaan Papua yang semoga bisa diwujudkan seiring dengan perhelatan PON di Bumi Cendrawasih ini.

    Semangat Darah Muda Putra-Putri Daerah

    Semangat mentari harapan baru dari timur sebenarnya bukanlah pesan dan cita-cita yang muluk. Sebab nyatanya, anak-anak muda Papua yang mendulang prestasi di kancah nasional maupun internasional pun terus bermunculan seperti beberapa nama berikut ini.

    1. Yanto Basna

    Penggemar sepak bola nasional tentu tak asing dengan nama ini. Yanto Basna merupakan pesepak bola kelahiran Sorong yang kini bermain untuk klub liga Thailand, Sukhotai.

    Yanto Basna pernah menjadi bagian dari generasi emas Timnas Indonesia U-19 yang memenangkan Piala AFF U-19 pada 2013 silam. Nama anak didik Indra Sjafri ini pun melesat setelah terpilih sebagai Pemain Terbaik Piala Jenderal Sudirman 2015. Selain itu, dia juga pernah memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2016.

    2. Nowela Elizabeth Auparay

    Wanita kelahiran Wamena ini merupakan juara dari ajang pencarian bakat bergengsi, Indonesian Idol, pada musim kedelapan. Suara yang khas dan dibalut bakat serta kemampuan bernyanyinya membuat pencinta musik pun menikmati lagu-lagu yang dibawakannya.

    PON Papua, Mentari Harapan Baru dari Timur

    3. Mamat Alkatiri

    Muda-mudi Papua di dunia hiburan semakin banyak. Di stand up comedy, nama Mamat Alkatiri yang lulus dari pendidikan kedokteran gigi menjadi salah satu ikon comica asal Papua yang terbilang sukses.

    Pemuda asal Fakfak tersebut merupakan runner up kompetisi stand up comedy paling besar di Indonesia, SUCI, season 7. Usai menjadi juara, Mamat pun mulai terjun ke berbagai film dan web series serta mengadakan roadshow stand up comedy di berbagai daerah.

    4. Olvah Alhamid

    Satu lagi generasi muda asal Fakfak yang berhasil menorehkan prestasi gemilang adalah Olvah Alhamid. Wanita yang merupakan juara Puteri Indonesia Papua Barat tahun 2015 tersebut berhasil mencapai posisi lima besar pada ajang Puteri Indonesia 2015 dan mendapat gelar Putri Indonesia Intelegensia di tahun yang sama.

    5. Izak Samuel Ongge

    Sedikit berbeda dari beberapa nama sebelumnya, Izak Samuel Ongge adalah generasi muda Papua yang berhasil masuk ke dalam 10 Besar Pegawai Teladan di Lingkungan Kemendagri 2019. Izak merupakan anak Papua yang bekerja sebagai ASN di level pusat, tepatnya Kementerian Dalam Negeri.

    Prestasi Izak pun sudah terlihat sejak dirinya masih bersekolah. Izak pernah menjadi juara 1 Bintang Radio Jayapura, menjadi perwakilan Papua di Pekan Seni Mahasiswa Nasional 2010 kategori Pop Solo, hingga mengisi acara di upacara penurunan bendera 17 Agustus 2020. Izak bahkan pernah mengikuti International Conference Management, Economics, and Social Science di Seoul, Korea Selatan.

    Dan masih banyak anak-anak muda Papua lainnya yang mendulang prestasi dan patut menjadi kebanggaan sebagai putra-putri daerah.

    AYO KITORANG DUKUNG PON XX PAPUA 2021!

    Pekan Olahraga Nasional XX di Papua merupakan salah satu agenda yang dapat membangkitkan semangat baru bagi kebangkitan Indonesia dan khususnya Papua. Di samping menemukan atlet-atlet baru Indonesia berkualitas dan meningkatkan persatuan melalui semangat olahraga, atensi publik yang akan menyorot Papua juga dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan lebih luas potensi Bumi Cendrawasih.

    PON Papua, Mentari Harapan Baru dari TimurMari kita dukung PON XX Papua dengan turut mengikuti PONDEMI. Program untuk menyambut PON ke-20 ini memiliki berbagai acara seru yang sayang untuk Anda lewatkan, yakni kompetisi menulis artikel dan blog, olahraga virtual, hingga virtual talkshow bersama para atlet melalui Torang Show.

    Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, kita ramaikan PON XX Papua 2021! Mari kita langitkan dan terbangkan asa untuk PON Papua dan bersiap menyambut Mentari Harapan Baru dari Timur Zamrud Khatulistiwa.

    Mentari Harapan Baru dari TimurPON Papua, Mentari Harapan Baru dari Timur

    Ayo kitorang dukung, ayo kitorang sukseskan PON XX Papua 2021!

    Semoga tulisan ini bermanfaat. Terima kasih dan salam hangat. 🙂 

     

    Disclaimer:

    Tulisan ini diikutsertakan dalam Kompetisi Blogger PONDEMI PON XX Papua 2021 Tulisan ini merupakan hasil pemikiran pribadi penulis yang didukung oleh beberapa sumber referensi lainnya sebagaimana tercantum pada daftar sumber referensi tulisan. Beberapa foto merupakan dokumentasi pribadi dan beberapa lainnya didapatkan dari Blog dan Media Sosial Resmi PON XX Papua 2021, serta sumber-sumber lainnya. Terima kasih.

    Sumber Referensi Tulisan: 

    • Blog Resmi PON XX Papua 2021, https://blog.ponxx2020papua.com/
    • Media Sosial PON XX Papua 2021
    • https://blog.ponxx2020papua.com/2021/07/23/pon-xx-papua-semangat-mentari-harapan-baru-dari-timur-nusantara/
    • https://www.pkpberdikari.id/infografis/gus-dur-dan-papua
    • https://www.republika.co.id/berita/qw8ibl330/semangat-pon-xx-papua-2021-digaungkan-lewat-poster 
    How many stars for this post?

    12 Komentar

    Ayu Natih Widhiarini · Juli 31, 2021 pada 1:23 pm

    Kitorang bisa!! Semangat menyambut PON XX Papua, semoga acaranya lancar dan menjadi harapan baru untuk kebangkitan Bangsa Indonesia dan bumi Papua sendiri. Sa juga dukung PON Papua

    Like it?

    Katerina · Juli 31, 2021 pada 3:57 pm

    Akhirnya PON XX diselenggarakan di Papua. Turut senang dan bangga perhelatan akbar ini digelar di tempat paling timur negeri, semoga lancar dan sukses, segala harapan dan tujuan bisa terwujud. Baik bagi masyarakat Papua itu sendiri, maupun bagi masyarakat Indonesia sebagai bangsa.

    Saya merinding baca ulasan yang bagus dan dalam ini. Keren sekali Firman!

    Like it?

    Dian · Juli 31, 2021 pada 3:57 pm

    Papua adalah salah satu destinasi impianku kak
    sebab alamnya indah dan punya budaya yang tinggi
    semoga PON ini bisa semakin mengangkat potensi papua

    Like it?

    Okti Li · Juli 31, 2021 pada 4:27 pm

    Mas saya malah gagal fokus sama boneka icon pon xx Papua ini. Udah ada dijual bebas belum ya?

    Andai tidak pandemi pasti acara ini kan dihelat dengan meriah ya. Sekaligus eksplorasi wisata Papua

    Like it?

    Hafif Rahman · Juli 31, 2021 pada 6:21 pm

    Semoga event nya berjalan lancar dan aman dari Pandemi Covid-19.
    Ayo sama-sama sukseskan PON XX di Papua.

    Like it?

    Ning! · Agustus 1, 2021 pada 7:15 am

    Bener banget nih, kuliner yang paling dikenal di Palua itu papeda. Nah, dulu pernah di Jakarta jajan papeda, kirain semacam kuliner dari papua gitu, taunya sagu & telur yang digoreng lalu digulung. Kayak jajanan SD. Haha… Kalau di sini belum nemu papeda versi yang asli. Jadi penasaran.

    Semoga PON nanti sukses di Tanah Papua.

    Like it?

    hamimeha · Agustus 1, 2021 pada 9:25 am

    masya allah baca ini rasa cinta tanah airku meningkat. tapi kalo inget bagaimana tingkah oknum para penguasa kok ngelus dada.

    tapi membaca tulisan bang firman aku slaut banget detil bang. aku juga suka nonton film dari indonesia timur seperti denias..

    luarbiasa indonesia itu ya ya Allah

    Like it?

    Dila · Agustus 1, 2021 pada 9:29 am

    Terkesan dengan ucapan Gus Dur “Saya ingin ke Papua untuk melihat matahari terbit dari timur”. Tiba-tiba jadi wishlist. Indonesia luas, tapi yang terkenal cuma pulau Jawa dan Bali. Sementara provisi lain kurang disoroti.

    Jadi senang Papua terpilih menjadi tuan rumah PON XX, karena ini kesempatan bagi Papua untuk bersinar. Bagus tulisannya.

    Like it?

    Hallowulandari · Agustus 1, 2021 pada 2:41 pm

    Ahhh PON di Papua mestinya bisa menarik mata dunia tentang keindahan alam dan budaya Papua yaaa! Karena Papua emang sekeren itu, aku pun pengen banget bisa nonton PON langsung dan festival lembah baliem, sayang pandemi. Tapi pandemi bukan jadi halangan buat PON yaa, semoga sukses semuanyaa, pengen ikutan juga nih kompetisi blogger nya

    Like it?

    Ari Santosa Pamungkas · Agustus 1, 2021 pada 6:48 pm

    Doaku cuma satu, semoga PON XX nanti bisa berjalan dengan lancar, aman, dan menorehkan banyak rekor baru. Aamiin.

    Like it?

    Pak Endek · Agustus 3, 2021 pada 4:43 pm

    Mudah-mudahan PON XX nanti bisa berjalan dengan lancar tanpa halangan apapun. buat para atlet tetap semangat dan junjung selalu sportivitas kala bertanding.

    Like it?

    Munfidah Wtf · September 3, 2021 pada 6:44 pm

    terima kasih atas informasi yang saya cari ketemu saya buat jurnal untuk materi kuliah saya kak?

    Like it?

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Share This

    Share This

    Share this post with your friends!

    error: