Halo Sobat Bang Firman’s Blog …

Apakah kamu sedang bingung mencari tempat kursus yang tepat untuk membantu kamu dalam mengembangkan kemampuan Bahasa Inggris sekaligus meningkatkan nilai atau skor tes IELTS? Jika ya, mudah-mudahan tulisan saya kali ini bisa memberikan kamu pencerahan dan informasi sesuai dengan yang sedang kamu butuhkan.

Pertama-tama, mari kita pahami dahulu tentang IELTS yang merupakan singkatan dari International English Language Testing System. Buat kamu yang masih awam tentang IELTS atau pernah mendengarnya tetapi belum mengetahuinya secara detail, IELTS merupakan salah satu jenis tes kemampuan Bahasa Inggris populer (sama halnya seperti TOEFL) yang bertujuan untuk memastikan bahwa kemampuan Bahasa Inggris yang kita miliki cukup untuk digunakan sebagai alat komunikasi sehari-hari di luar negeri, terutama negara-negara penutur asli Bahasa Inggris seperti Inggris, Amerika Serikat, Australia, dan lain sebagainya.

Maka, ketika kita ingin melanjutkan studi, bekerja, atau bahkan pindah (imigrasi) ke negara-negara tersebut, kita pasti akan dihadapi dengan tes atau sertifikasi kemampuan Bahasa Inggris seperti IELTS sebagai salah satu persyaratan yang harus dimiliki. For your information, tes IELTS ini sudah dikembangkan sejak tahun 1989 oleh tiga lembaga terkemuka di dunia, yaitu British Council, IELTS Australia/IDP Australia, dan Cambridge Assessment English. Tes IELTS  akan menguji empat keterampilan berbahasa, antara lain: Mendengarkan (Listening), Membaca (Reading), Menulis (Writing), dan Berbicara (Speaking).

Perbedaan antara tes IELTS dan TOEFL

Tes IELTS yang menguji empat keterampilan tersebut dilaksanakan selama lebih kurang 2 jam 45 menit dengan jatah waktu yang berbeda-beda. Pada bagian Listening diberikan waktu selama 30 menit untuk memindahkan jawaban ke lembar soal, lalu bagian Reading dan Writing masing-masing selama 60 menit, dan bagian Speaking selama sekitar 11 sampai 15 menit. Khusus untuk Speaking, akan sedikit lebih menantang karena kita harus bertatap muka dan melakukan percakapan singkat secara langsung dengan penguji yang biasanya native speaker atau memiliki kemampuan Bahasa Inggris layaknya native speaker. 

Nah, setelah mengetahui sedikit tentang IELTS, tentu kamu akan semakin penasaran dan ingin mencoba tes untuk mengetahui seberapa besar kemampuan Bahasa Inggris kamu, kan? Apa lagi kalau kamu memang sedang membutuhkan hasil tes IELTS tersebut untuk keperluan mendapatkan beasiswa studi ke luar negeri, melebarkan karir pekerjaan ke luar negeri, atau bahkan berimigrasi ke luar negeri. Tetapi, mungkin saja hingga kini kamu juga masih ragu dan bingung, siapa dan di mana tempat kursus yang bisa diandalkan untuk membantu menjawab kebutuhan IELTS tersebut?

Jawabannya: Tenang saja. Semoga pengalaman saya mencoba kursus belajar IELTS berikut ini bisa kamu jadikan referensi dan opsi yang recommended untuk kamu coba selanjutnya! 

Saya pribadi memang memiliki ketertarikan terhadap Bahasa Inggris sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Kemampuan Bahasa Inggris yang saya miliki pun semakin berkembang seiring dengan bertambahnya usia dan pengalaman yang saya lalui hingga kini. Ketertarikan tersebut akhirnya juga membawa saya pada kehidupan karier sebagai seorang tenaga pengajar Bahasa Inggris di lembaga pendidikan tempat saya mengajar dan mengabdi saat ini.

Berdasarkan apa yang saya rasakan secara pribadi, belajar Bahasa Inggris memang tidak harus selamanya formal di dalam ruang kelas sekolah. Pada hakikatnya, kita bisa belajar Bahasa Inggris di mana saja, tidak terikat pada ruang kelas formal. Misalnya, dengan membaca buku atau komik berbahasa Inggris, mendengarkan lagu, menonton film, bermain game di smartphone, atau bahkan lewat pembiasaan percakapan dalam Bahasa Inggris dalam keseharian.

Tampilan halaman beranda situs Lister.co.id

Kembali ke pembahasan IELTS. Kebetulan, walau saya punya ketertarikan terhadap Bahasa Inggris, tetapi faktanya saya pribadi memang belum pernah sama sekali mencoba mengikuti tes IELTS. Alasannya sederhana saja, karena merasa belum terlalu membutuhkan. Tetapi, belum pernah bukan berarti saya tidak ingin mencoba.

Justru karena saya masih punya impian melanjutkan studi S2 melalui jalur beasiswa, maka dapat dipastikan saya memang harus belajar tentang IELTS agar bisa mendapatkan hasil tes yang memuaskan dan sesuai standard yang ditetapkan. Nah, beberapa waktu lalu tepatnya pada minggu kedua bulan Agustus 2020, saya akhirnya berkesempatan mencoba kursus belajar IELTS yang diselenggarakan oleh Lister. Apakah kamu sudah mengenal Lister sebelumnya?

Jadi, Lister ini adalah perusahaan startup pendidikan yang berfokus pada pelatihan dan pengajaran English Proficiency Test seperti IELTS. Lister hadir untuk membantu anak-anak muda Indonesia menggapai mimpi berkuliah di luar negeri. Lister berusaha memberikan layanan terbaik dengan mengombinasikan kelas interaktif lewat tatap muka via video call, group chat, dan konten pembelajaran multimedia.

Tampilan grup WhatsApp kursus belajar IELTS bersama Lister

Nah, karena belajar IELTS adalah hal yang belum pernah saya lakukan, pastinya kesempatan kursus belajar IELTS di Lister ini akan menjadi hal yang baru bagi diri saya. Karena selama ini yang pernah saya coba hanyalah belajar TOEFL. Singkat cerita, saya berkesempatan masuk dan ikut di kelas kursus IELTS preparation dengan total 16 kali pertemuan. 

Salah satu hal yang menarik, menyenangkan, sekaligus juga poin plus bagi saya dari kursus belajar IELTS bersama Lister ini adalah karena kita bisa belajar langsung pada ahlinya. Dengan belajar pada ahlinya, tentu saja kita bisa dapat ilmu yang lebih banyak dan lebih bisa kita pahami. 

Selain keunggulan bisa belajar pada ahlinya, suasana belajar bersama teman-teman yang sama-sama sedang berjuang untuk menaklukkan IELTS pun cukup menyenangkan. Pasalnya, setelah mendaftar program kelas kursus, para peserta kursus akan dibuatkan grup khusus di WhatsApp sebagai media untuk informasi, pembelajaran, dan pertemanan pastinya. Jadi, meskipun kursus IELTS di Lister ini dilakukan secara online tapi rasa dan suasananya seperti offline. Menarik, kan?

Setiap pertemuan di kelas IELTS Preparation ini dilakukan via video conference dengan menggunakan aplikasi Zoom dengan rincian sebagai berikut:

  • Pertemuan materi Listening sebanyak 4 kali
  • Pertemuan materi Reading sebanyak 4 kali
  • Pertemuan materi Writing Task 1 sebanyak 2 kali
  • Pertemuan materi Writing Task 2 sebanyak 2 kali
  • Pertemuan materi Speaking sebanyak 2 kali
  • Pertemuan membahas progress test day 1 sebanyak 1 kali
  • Pertemuan membahas progress test day 2 sebanyak 1 kali. 

Hal lain yang perlu menjadi perhatian juga adalah tentang jam belajarnya. Jam belajar IELTS bersama Lister menggunakan waktu malam hari mulai pukul 19.30 s.d 21.00. Dalam satu minggu terdapat 4 kali pertemuan yang dimulai dari hari Senin sampai Kamis. Maka dalam sebulan, 16 pertemuan dapat diselesaikan.

Selain waktu belajar, jumlah peserta kelas juga turut memengaruhi keefektifan belajar. Kelas IELTS yang saya ikuti beberapa waktu lalu hanya diikuti sekitar belasan orang saja, tidak sampai 20 orang. Layaknya kelas kecil, sehingga tetap kondusif walau pun semuanya dimasukkan ke dalam sebuah grup WhatsApp sebagai media untuk berkomunikasi.

Selama mengikut kursus IELTS di Lister, kelas kursus diampu oleh seorang tutor profesional, kredibel, dan berpengalaman. Saat itu, kelas saya diampu oleh Wirdatul Aini yang ramah sekali. Semua peserta kursus memanggilnya Miss Wirda. Saat saya pertama kali dimasukkan ke dalam grup WhatsApp pun, beberapa peserta dan tim dari Lister menyambut dengan hangat termasuk Miss Wirda.

Berbagai handout materi dan slide-slide presentasi pun dikupas dalam pertemuan-pertemuan via aplikasi Zoom dan dipelajari satu per satu oleh para peserta yang dipandu oleh Miss Wirda sebagai tutor. Pembahasan materi yang disampaikan oleh tutor cukup mendalam dan mudah dipahami, bahkan terkadang diselipkan beberapa tips dan trik. Suasana kelas pun menjadi lebih hidup karena adanya hubungan interaktif antara tutor dan peserta.

Sekarang, selain beberapa ulasan-ulasan positif yang sudah saya jabarkan di atas, jika ditanya kenapa harus Lister? Atau alasan apa yang membuat kursus belajar IELTS di Lister ini layak dijadikan pilihan dan rekomendasi? Mungkin beberapa alasan di bawah ini juga bisa kamu jadikan pertimbangan.

Pada akhirnya, dengan berbagai program unggulan dan layanan terbaik yang ditawarkan, Lister tetap percaya dan meyakini bahwa pembelajaran bahasa tetap harus diajarkan oleh guru, bukan hanya dari aplikasi berupa rangkuman pelajaran, juga bukan dari rekaman suara guru, tetapi ada komunikasi yang terjadi secara tatap muka walaupun dengan peranti video call.

Komunikasi yang ada di dalam Lister pun sangat interaktif dan dilakukan secara dua arah antara real teacher dan para peserta kursus. Selain itu Lister juga memberikan bimbingan beasiswa gratis yang sudah include dalam paket belajar yang ditawarkan dan gratis mengulang bagi peserta yang targetnya belum tercapai. Menarik sekali, kan?

Jadi, jangan ragu untuk jadikan Lister sebagai partner kamu untuk mengembangkan kemampuan bahasa, termasuk pembelajaran IELTS sebagai salah satu modal untuk melanjutkan studi dan go international!

Semoga tulisan ini bermanfaat ya. Aamiin.

Tetap semangat dan salam hangat. Terima kasih. 🙂

 

How many stars for this post?

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share This

Share This

Share this post with your friends!

error: Oops! Sorry. The content is protected. :)