Halo, Sobat Bang Firman’s Blog …

Welcome September Ceria! Pesan status singkat bernada bahagia dan sangat antusias itu seketika memenuhi relung dunia maya di gawai genggaman saya pada awal bulan kesembilan dalam kalender tahun Masehi tersebut. Seceria itukah bulan September? Bagi saya, tidak ada September Ceria tahun ini. Ia hanya wacana. Hanya ada dalam lagu Vina Panduwinata!”

Tentu saja apa yang saya tuliskan di atas bukanlah hoax atau sekadar pemanis mukadimah tulisan saya kali ini, karena saya memang merasakan sekali betapa hectic dan padatnya kegiatan yang menghiasi keseharian saya pada bulan September lalu. And for me, it wasn’t as cheerful as most people thought and said at all! 

First of all, sebagai seorang #TeacherBlogger, membagi dan me-manage waktu antara menunaikan tugas sebagai seorang guru di lembaga pendidikan dan menjalankan passion sebagai blogger adalah suatu tantangan tersendiri yang setiap bulannya harus saya lakukan dengan sebijak dan sepintar mungkin. Apalagi, saya termasuk ke dalam kategori blogger yang gemar berkompetisi dan mengikuti berbagai challenge dalam kompetisi-kompetisi blog yang banyak digelar setiap bulannya.

Saya biasanya menyendiri ke kafe atau tempat tongkrongan lainnya untuk fokus mengejar deadline tulisan.

Tidak perlu ditanya, seberapa antusiasnya saya saat menyusun list kompetisi blog yang ingin diikuti setiap bulannya. Tidak perlu ditanya pula, betapa semrawutnya ide-ide yang berkeliaran dan berhamburan di pikiran saya demi merampungkan tulisan-tulisan yang memang telah mengantre untuk dituntaskan. Dan bulan September kemarin, berbagai deadline lomba blog seolah melambai-lambaikan tangan pada akhir bulan sebagai tanda perpisahan dan ‘kode’ bahwa banyak deadline tulisan yang akhirnya tidak mampu saya rampungkan.

Secondly, pada bulan September lalu, kebetulan saya memang sedang mengurusi banyak kegiatan murid di lembaga pendidikan tempat saya mengajar. Selain mengajar di kelas dan membimbing kegiatan harian murid di asrama yang sudah menjadi tugas utama, saya pun ditunjuk menjadi penanggung jawab atau supervisor event King and Queen of Language‘, semacam event pemilihan Duta Bahasa dalam disiplin berbahasa Bi-Lingual, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris di lingkungan sekolah.

Selain itu, saya juga harus membimbing dan mendampingi persiapan sekaligus keikutsertaan murid dalam kompetisi English Debate bertajuk Young Thinkers’ Trophy yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, yang saat itu penyelenggaraannya bertempat di salah satu universitas swasta di kawasan Semanggi, Jakarta Pusat. Berangkat pagi buta dan pulang kembali saat senja, begitu seterusnya dalam waktu 3 hari berturut-turut tanpa jeda.

Dua foto di bagian atas adalah saat membimbing kegiatan pemilihan King and Queen of Language, sedangkan dua foto di bagian bawah adalah saat mendampingi kompetisi English Debate Young Thinkers Trophy.

Entah akan dipandang ‘sibuk’ atau ‘sok sibuk’, tapi faktanya bulan September kemarin memang cukup hectic bagi saya dengan padatnya kegiatan bersama murid, juga menumpuknya rentetan deadline tulisan. Jangankan berpikir September itu ceria, masih bisa mengatur nafas dan istirahat yang cukup saja, sudah menjadi keuntungan dan rasa syukur yang luar biasa. Jadi, tidak heran bila pada bulan Oktober sekarang ini, saya berharap bisa sedikit menyempatkan waktu untuk refreshing sejenak dan memiliki momen ‘Me Time’ berkualitas. Apa lagi saya juga memiliki hobi traveling, baik backpacking ke destinasi wisata yang jauh atau sekadar jalan-jalan sederhana berkeliling kota. Hehe … 😊

It is hard to love yourself if you never spend time with yourself. ‘Alone Time’ is necessary

Izey Victoria Odiase ―

Pernahkah kalian berjanji kepada diri sendiri, lalu mencoba menagihnya pada lain waktu dan berusaha menepati janji tersebut dengan mewujudkannya?

Saya tentu saja pernah, bahkan sering. Hal yang sering saya janjikan pada diri sendiri salah satunya adalah refreshing dan mencari waktu sendiri alias ‘Me Time’ untuk jalan-jalan ringan, bersantai dan memanjakan diri sejenak. Bagi manusia modern seperti kita saat ini, terutama yang hidup di daerah perkotaan, waktu dianggap sebagai hal yang sangat berharga. Aktivitas sehari-hari yang rutin kita lakukan seperti bekerja adalah kegiatan yang paling banyak menyita waktu. Sehingga kerap kali tidak ada waktu untuk bersantai, berinteraksi dengan keluarga dan teman, atau pun merawat serta memanjakan diri sendiri.

Tak terkecuali bagi guru, dengan keseharian yang padat bersama murid dan tugas-tugas sekolah yang menumpuk, pastinya seorang guru pun perlu ‘quality time’ dengan dirinya sendiri.

Sebagaimana tertulis pada quote di atas, memiliki ‘Me Time’ atau ‘Alone Time’ adalah suatu kebutuhan. Bagaimana kita dapat mencintai diri kita sendiri, jika kita tidak pernah menyempatkan untuk menghabiskan waktu bersama diri kita sendiri. Selain itu, keterkaitan dan hubungan yang positif dengan diri sendiri, orang lain, dan juga lingkungan bisa menjadi ‘obat’ bagi stres dan kecemasan yang sering dialami oleh manusia. Jadi, sesibuk apa pun seseorang, ia harus tetap bisa meluangkan waktu untuk dirinya sendiri, alias memiliki ‘Me-Time’.

Bagi saya pribadi sebagai seorang #TeacherBlogger, ‘Me Time’ tentunya memberikan banyak manfaat baik bagi kesehatan fisik, mental, dan juga kemampuan bersosialiasi. Beberapa manfaat dari ‘Me Time’  yang saya rasakan antara lain: menjernihkan pikiran dan hati, memperbaiki mood, meningkatkan kreativitas, menurunkan tingkat stres, bertemu dan berkomunikasi dengan orang baru, serta berkomunikasi dengan diri sendiri agar dapat mengenali diri dengan lebih baik.

Pada awalnya saya memang sempat bingung, hal apa yang ingin saya lakukan dalam rangka menepati janji ‘Me Time’ saya nanti. Hingga seketika saya pun teringat bahwa ‘mahkota’ hitam alami yang ada di atas kepala saya sepertinya sudah waktunya untuk dipangkas dan dirapikan. Lagi pula, tidak baik juga jika seorang guru memiliki rambut yang tidak rapi atau gondrong. Maka, muncullah ide ‘Me Time‘ pertama untuk pergi ke barbershop dan mengubah penampilan ‘mahkota’ saya yang pemandangannya sudah tidak beraturan ini.

Akhirnya, saya putuskan melangkahkan kaki untuk melepaskan diri sejenak dari rutinitas. Lalu, mulai menancap gas sepeda motor untuk menuju destinasi yang sudah saya tentukan sebelumnya, yaitu kawasan Supermal Lippo Karawaci, Tangerang karena di sanalah lokasi barbershop yang sedari dulu ingin sekali saya coba. Namanya adalah ixobox. Barbershop ini berada di lantai 1 Supermal Karawaci dan sudah memiliki banyak cabang yang tersebar di mal-mal lainnya. Tempatnya nyaman dan bersih, pelayanannya mudah dan praktis, stafnya baik dan ramah, dan juga hasil kerjanya yang memuaskan. Tidak percaya? Coba lihat foto ‘before’ dan ‘after’ saya berikut ini. Hehe. 😁

Bagaimana? Sudah terlihat lebih rapi dan ekheeem lebih tampan sedikit, kan? Wkwkwk..

Nah tetapi, tentu saja saya tidak ingin kesempatan ‘Me Time’ saya kali ini hanya diisi dengan memangkas rambut ke barbershop. Hahaha. 😅 Setelah dipikir-pikir, saya baru ingat bahwa ada satu judul film Hollywood menarik yang sedang tayang di bioskop dan saya belum sempat untuk menontonnya. Bisakah kalian tebak film apa yang saya maksud? 

Tidak salah lagi, film menarik yang akhirnya mencuri perhatian dan membuat saya terpincut untuk datang ke bioskop adalah film Joker! Benar, Joker yang dikenal menjadi tokoh karakter antagonis dalam seri film Batman. Namun kali ini, filmnya secara khusus menceritakan kisah kehidupan pribadinya yang complicated dan penuh aksi brutal. Trailer filmnya di YouTube yang apik beserta komentar serta review dari teman-teman dan warganet yang sudah menonton filmnya, cukup membuat saya semakin penasaran. 

Maka, setelah selesai pangkas rambut di barbershop, tanpa berlama-lama saya pun melanjutkan momen ‘Me Time‘ saya dengan menonton film yang sedang trending tersebut di bioskop Cinemaxx, MaxxBox Lippo Village, Karawaci, Tangerang. For your information, ini adalah salah satu cabang bioskop Cinemaxx terbesar dan terlengkap yang ada di seluruh Indonesia. Nah, saat menonton film Joker beberapa waktu lalu, saya memilih seat di studio ULTRA XD Cinemaxx agar pengalaman menonton filmnya menjadi lebih puas dan seru!

Dan benar saja, walau film ini merupakan film bergenre psychological thriller, tetapi film Joker benar-benar membuat saya berdecak kagum, khususnya karena kepiawaian acting pemeran utamanya yang cukup membuat saya speechless. Namun, tentu saja film ini harus ditonton sesuai dengan batasan usia dan aturan yang berlaku, karena mendapatkan ratings usia 17+. Walau demikian, tanpa ragu saya menilai film Joker ini sebagai one of this year’s best Hollywood movies!

Foto dengan banner film Joker ini sebelum pangkas rambut lho ya. Hahaha. Jadi, sebelum ke barbershop, saya mampir ke Cinemaxx dulu untuk cetak tiket. 😀

Well guys, one more thing you have to know is bahwa saya melakukan kegiatan ‘Me Time’ dan refreshing tersebut tanpa perlu bersusah payah membeli voucher pangkas rambut ke barbershop secara langsung atau mengantre panjang untuk membeli tiket film Joker. Memang masih zaman ya antre untuk beli tiket dan voucher? 😁😅

Karena faktanya, pengalaman ‘Me Time’ saya kemarin ke barbershop dan bioskop sangat terbantu dan menjadi lebih seru berkat hadirnya Traveloka Xperience yang bisa diakses dengan mudah hanya dalam satu genggaman.

Tampilan beberapa menu yang terdapat pada aplikasi Traveloka di smartphone saya, salah satunya fitur menu terbaru yaitu Xperience.

Jadi, sebelumnya saya sudah memesan dan membeli tiket menonton Joker di Cinemaxx dan juga voucher pangkas rambut di ixobox melalui menu #XperienceSeru yang terdapat di aplikasi Traveloka. Apa lagi, pangkas rambut di ixobox melalui pemesanan voucher di Traveloka Xperience harganya jauh lebih hemat lho! Harga normalnya Rp. 70.000, tapi dengan Traveloka Xperience, saya hanya cukup membayarnya sebesar Rp. 45.000 saja! Bagaimana, menarik banget, kan?

Zaman sekarang siapa sih yang tidak kenal dengan TravelokaPerusahaan startup yang melayani pembelian tiket online ini semakin dikenal oleh masyarakat luas serta semakin mengukuhkan diri dengan bertengger di daftar tertinggi perusahaan nasional yang memiliki nilai valuasi lebih dari 1 milyar dolar Amerika atau lebih populer disebut sebagai perusahaan Startup Unicorn

Tak sekadar sebagai platform yang menyediakan berbagai kebutuhan traveling, beberapa bulan yang lalu akhirnya Traveloka melebarkan sayapnya dengan meresmikan fitur Traveloka Xperience untuk memberikan layanan ekstra bagi para penggunanya. Melalui Traveloka Xperience, kita bisa menemukan berbagai jenis produk dan aktivitas liburan dan gaya hidup di Asia Tenggara mulai dari atraksi, bioskop, event, hiburan, spa & kecantikan, olahraga, taman bermain, transportasi lokal, tur, pelengkap travel, makanan & minuman, serta kursus & workshop

Selain itu, kita juga bisa menikmati ribuan pilihan pengalaman wisata di seluruh dunia yang didukung oleh metode pembayaran beragam, proses pemesanan cepat dan praktis, serta customer service 24/7. Semuanya tersedia dalam 6 pilihan bahasa untuk semakin memudahkan para pengguna dalam melengkapi gaya hidup dan menikmati berbagai keseruan yang dihadirkan. Dan saya termasuk orang yang sudah mencobanya saat ‘Me Time’ beberapa waktu lalu. 😎

Berikut adalah infografis pengalaman saya saat melakukan transaksi pembelian voucher atau tiket menggunakan Traveloka Xperience. Saya menggunakan contoh ketika transaksi pemesanan voucher untuk pangkas rambut di barbershop ixobox Supermal Lippo Karawaci, Tangerang.

Bagaimana? Infografis yang saya buat di atas mudah dipahami, kan? Khusus untuk langkah atau tahapan nomor 9, pemberitahuan tersebut akan muncul dan dikirim via email setelah proses pelayanan atau jasa di lokasi selesai.

Untuk proses tahapan nomor 1 sampai 8, setelah semua tahapan sukses dilakukan, selanjutnya saya harus menyelesaikan tahapan transaksi di lokasi barbershop dengan melakukannya sendiri melalui mesin ‘self service’ untuk mendaftar sebagai customer dengan menggunakan nomor kode voucher yang sebelumnya telah dikirimkan oleh Traveloka Xperience via email, memasukkan kode voucher tersebut pada layar hingga proses transaksi sukses, dan akhirnya mendapatkan struk transaksi sekaligus nomor antrean. Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat pada beberapa foto di bawah ini.

Proses menyelesaikan tahapan transaksi di lokasi barbershop dengan mesin ‘self service’ hingga mendapatkan struk dan nomor antrean.

Cukup mudah, bukan? 😀 Kalau kamu seorang pria milenial yang ingin selalu tampak keren dengan tampilan dan tatanan rambut yang rapi dan stylish, jangan lupa untuk sesekali coba sensasi ‘Me Time’ ke barbershop ixobox ini atau ke recommended barbershop lainnya yang bisa kamu temukan juga di Traveloka Xperience.

Oh iya, by the way, selain cocok untuk kegiatan ‘Me Time’ seperti yang saya lakukan di atas. Dengan Traveloka Xperience, kita juga bisa melakukan banyak #XperienceSeru dalam rangka ‘Quality Time’ bersama orang tersayang, keluarga, kerabat, atau pun teman kerja dan teman main. Seperti yang pernah saya lakukan juga saat bersama keluarga, membawa mereka ke salah satu tempat hiburan wahana atraksi  ternama di Tangerang, yaitu World of Wonders, Citra Raya, Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Momen ‘Quality Time’ bersama keluarga ke World of Wonders di Citra Raya, Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Di tempat hiburan ini, sebagai daya tarik utama kita bisa merasakan sensasi berkeliling dunia dengan mengunjungi berbagai miniatur atau replika bangunan keajaiban dunia di World of Wonders Theme Park. Selain itu, kita juga bisa bermain berbagai wahana seru, menegangkan, dan bertema unik, seperti Techno Fly, Virtual Ride, Mobil Gladiator, Kereta Minoan, dan lain sebagainya. Taman bermain ini juga memiliki beberapa wahana edukatif yang menarik untuk anak-anak, seperti Planetarium, Ruang Fisika, Taman Satwa, atau Insectarium. Keren dan menghibur banget, kan? Hehe …

Bahagianya lagi, tempat hiburan World of Wonders ini juga bisa kita temukan di menu Traveloka Xperience pada kategori Atraksi, sehingga kita juga bisa melakukan pemesanan dan pembelian tiket hanya dalam genggaman telapak tangan, tanpa perlu repot dan capek untuk mengantre beli tiket di loket yang ada di lokasi. Selain itu, bisa dilihat pada gambar di atas, pembelian tiket melalui Traveloka Xperience juga terbukti jauh lebih hemat dari harga aslinya, alias murah banget! Wah, kalau begini sih ‘Quality Time’ bersama orang tersayang bisa lebih sering dan semakin semangat deh! Wkwkwk …

Bagaimana kalau saya tanya sebaliknya? Mengapa tidak? Why Not? 

Dengan nama besar dan kesuksesan Traveloka sebagai salah satu startup unicorn saja, sudah bisa dijadikan alasan mengapa harus mencoba fitur baru Traveloka ini. Hadirnya 12 layanan kategori yang disediakan dalam Traveloka Xperience tentunya bisa dijadikan panduan untuk mencari ide saat liburan maupun di sela-sela waktu rehat kita.

Jadi, kita tidak perlu bingung lagi saat memiliki waktu senggang untuk ‘Me Time’ atau ‘Quality Time’ bersama orang tersayang. Cukup dengan membuka aplikasi Traveloka, lalu temukan berbagai hiburan dan kebutuhan gaya hidup yang seru dan menarik dalam menu Xperience. Jika kamu masih ragu akan keunggulan Traveloka Xperience, semoga gambar di atas bisa menjawab keraguan dan ketidakyakinanmu ya. 😉

The last but not least, Traveloka membuat sub-brand Xperience ini tentu saja untuk mengukuhkan visi mereka sebagai platform terkemuka yang menyediakan layanan untuk perjalanan dan gaya hidup, bukan lagi terbatas hanya untuk keperluan perjalanan dan wisata. Bagaimana? Seru dan keren banget, kan?

Jadi, tunggu apa lagi, guys? Saya pribadi sudah membuktikan betapa kerennya #XperienceSeru bersama Traveloka Xperience dengan memanfaatkannya sebagai alat untuk mewujudkan ‘Me Time’ berkualitas saat diri ini memaksa untuk menagih dan menepati janji yang tak kunjung terealisasi. Untungnya Traveloka Xperience hadir di saat yang tepat sebagai solusi. 😉😎

Terima kasih Traveloka Xperience!

Terima kasih Traveloka!

 

Sumber Referensi:

Disclaimer:

Tulisan ini diikutsertakan dalam Kontes Blog #XperienceSeru dengan Traveloka yang diselenggarakan oleh Traveloka. Beberapa foto merupakan dokumentasi pribadi penulis dan beberapa lainnya didapatkan dari sumber-sumber yang telah tercantum di atas, sedangkan video bersumber dari situs YouTube dengan nama akun saluran Traveloka.

How many stars for this post?

4 Komentar

Rizka Edmanda · Oktober 17, 2019 pada 9:26 am

Bang Firman kelihatan 10 tahun lebih muda abis potong rambut hihi, btw toss dulu kita Traveloka Xperience memang jadi andalan kalau ingin menghabiskan waktu luang

Like it?

    Firmansyah · Oktober 20, 2019 pada 5:16 am

    Hahahahaha, bisa saja Mbak Rizka. Jadi malu. Wkwkwk.
    Betul sekali, Traveloka Xperience jadi solusi tepat untuk rehat ya. 🙂

    Like it?

Indah Riadiani · Oktober 20, 2019 pada 9:46 am

Woaaaaaa abis baca ini langsung cek traveloka Xperience dan WOW kaget ternyata harga kidzoona 45rb aja, setengah harga dari harga normal 😱😱😱 mantep Bang Firman ulasannya…makasih infonyaa..semoga juara yaaak

Like it?

    Firmansyah · Oktober 20, 2019 pada 10:05 am

    Nah kan, sudah keren dan seru, hemat pula ya, Teh Indah.
    Kayaknya kita perlu rajin-rajin cek harga di Traveloka Xperience deh, Teh. Terbukti lebih hemat juga soalnya. 🤩

    Sama-sama ya, Teh. Semoga tulisannya bermanfaat.
    Terima kasih juga sudah berkunjung dan ikut mendoakan. 🙏

    Like it?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share This

Share This

Share this post with your friends!

error: Oops! Sorry. The content is protected :)